Nikmat Sesaat yang Nikmat

Nikmat! Satu kata itu mewakili kepuasanku pada sore ini. Di mana laju motorku terhenti pada satu tenda pinggir jalan yang berhias kelapa-kelapa muda bergeletak di depan tenda. Di sampingnya terdapat pohon yang ditempeli papan bertuliskan: Es Kelapa Muda Segar. Sebetulnya tenda es kelapa ini bukan hal baru bagiku. Pasalnya sudah sering sekali aku melewatinya, tapi tak ada niatan untuk mampir.

Hari ini berbeda, banyaknya rutinitas membuat kepalaku pusing dan ingin bersantai di kios ini. Ditambah dari tadi aku memang haus sekali. Awalnya sempat ragu, aku takut harga es kelapa ini mahal, karena setiap aku lewat sini suasanya sepi. Hanya satu atau dua orang yang kadang bertandang di sini. Kali ini pun sama, tempat ini sepi sekali. Bahkan tak ada satu pun orang yang dapat kukenali sebagai penjual es kelapa ini. Tempat ini kosong. Yang kulihat adalah meja panjang, kursi panjang, dua termos besar tempat es buah, setoples gula merah cair, dan kelapa muda yang tergeletak begitu saja. Kucoba mencari sang penjual. Akhirnya kutemukan seseorang tengah tertidur di sofa biru bekas di dekat meja bagian belakang. Dapat kupahami, ia lelah menanti pembeli. Segera kubangunkan. Dia pun terbangun. Tanpa banyak kata, seakan mengerti maksud kedatanganku, ia lalu pergi ke depan dua termos es buah. Aku pun duduk menunggu. Sejurus kemudian, segelas es buah tersedia di meja. Sang penjual kembali ke sofa dan tertidur lagi.

Berbagai tanya berkecamuk di relung fikirku. Es kelapa apa ini? Hadir di depanku dengan penuh indahnya, bahkan sampai tumpah luber-luber. Kelapanya pun tampil tidak biasa. Banyak dan panjang! Namun segera kusadar, penampilan luar tak bisa menjadi patokan. Ah, pasti es kelapa ini seperti es kelapa yang lainnya. Harus kubuktikan kehebatan es kelapa ini. Kupilih sendok kecil agar dapat kunikmati tiap tetes kebaikan yang ada di es kelapa ini. Kusentuh lembut pinggir gelasnya, dingin menyeruak. Kuaduk perlahan. Sedetik kemudian, kunikmati regukan pertamaku. Luar biasa.

Manis airnya adalah keseimbangan cinta. Manis namun tidak terlalu manis. Kufikir, perlu ada kecerdasan dan keahlian khusus dalam meracik gula agar manisnya seperti ini. Kuberalih pada aroma airnya, sungguh sebuah kejujuran alami. Segar kelapanya sungguh terasa sekali. Menohok hati dan jiwaku. Sesaat kuterlupa dengan rutinitasku yang lalu. Sedang kelapanya, adalah mahkota kenikmatan yang jauh dari bayangan manusia. Segar sekali es buah ini! Banyaknya es batu tidak menyurutkan kesegaran buah kelapa aslinya. Aroma air kelapa pilihan dapat kurasakan di setiap tetesnya.

Ternyata benar, es kelapa ini bukan es kelapa biasa. Es kelapa ini lebih punya taste! Berisi kebaikan alam dan aroma cita rasa tingkat tinggi. Sungguh es kelapa idaman seluruh warga Indonesia. Belum pernah sebelumnya kurasakan nikmat es kelapa senikmat ini. Panorama senja menyatu dengan es kelapa. Semakin menambah nikmat untuk disyukuri.

Namun kenikmatan ini tak lebih dari kenikmatan sesaat. Bahwasannya es kelapa ini akan habis seiring berjalannya waktu, dimakan sang nafsu. Beruntung sekali aku, dapat menikmati es kelapa yang luar biasa di akhir sore ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s